Mar 15, 2010
Menelaah Trend Blogazine
oleh Fikri

Salah satu post paling keren yang saya baca tahun 2009 kemarin adalah “The death of the boring blog post?” oleh Paddy Donnely yang dipublikasikan di Smashing Magazine tanggal 19 November 2009 silam. Dalam tulisan yang dilayout secara custom habis-habisan tersebut, Paddy Donnely -memanfaatkan luasnya influence smashing magazine- meneriakkan “pandangan baru” terhadap dunia blogging yang kian hari rasanya makin keras dihajar oleh microblogging: blogazine.
Jadi, apa itu blogazine?
Blog dibuat sebagai sarana mempublikasikan pemikiran di internet. Blog engine seperti wordpress, blogspot dan movable type dibuat untuk mempermudah kegiatan blogging. Dengan paradigma content management system, blog engine mempermudah blogger dalam mempublikasikan konten dan men-styling (bantu saya, apa padanan kata styling dalam bahasa indonesia?) kontennya melalui theme / template yang dengan mudah diinstall blog engine tersebut.
- Install blog engine
- Install theme
- Tulis konten
- Voila! Saat dipublikasikan, tampilan konten tersebut akan menggunakan layout theme yang diinstall di blog engine. Tepatnya, semua konten akan berpenampilan seragam.
Blogazine (dari kata blog + magazine) “merombak” alur publikasi konten blog tradisional tersebut.
Seperti asal istilah blogazine yaitu magazine, pikirkanlah sebuah majalah: apa yang terjadi jika sebuah majalah memiliki layout yang seragam untuk semua halamannya?
Membosankan, bukan?
That’s it. Blogazine adalah satu paradigma blogging yang membuat tampilan setiap post blog berbeda, seperti perbedaan layout setiap artikel di majalah.
Contoh-contoh blogazine?
Blogazine bukanlah barang baru. Berdasarkan tulisan Paddy Donnely yang saya sebutkan di awal post ini, Jason Santa Maria sudah membuat custom blog post (mungkin, bahkan sebelum istilah “blogazine” disebutkan) yang blogazine-ish ini sejak Juni 2008.
Lihat blog-blog ini dan lihat bagaimana setiap post yang memiliki layout berbeda ini memanjakan mata kita dan berujar dalam hati: “wow, keren sekali!“:
- Jason Santa Maria
- Dustin Curtis – lihat posting “dear American Airlines“-nya yang menarik dan heboh.
- Gregory Wood
- Paddy Donnely
- 72ave
- Kyle Fiedler
- Jack Cheng
- David DeSandro
- Trent Walton
Wow, bagaimana cara mereka melakukannya?
Kemampuan desain adalah hal yang wajib dimiliki untuk melakukan blogazine. Itulah mengapa blogazine bukan untuk semua orang: tidak semua orang memiliki kemampuan desain yang mumpuni untuk melakukan blogazine. Tapi untuk anda yang memiliki kemampuan desain yang mumpuni -hello designers!- blogazine adalah cara-cara yang tepat untuk memamerkan kemampuan anda.
Kemampuan lain yang harus anda miliki untuk melakukan blogazine adalah CSS.
Setelah CSS, hack theme anda agar blogazine-ready. Nick La dari WebDesignerWall menunjukan cara melakukannya untuk self hosted wordpress blog: Unique Blog Post and WordPress Tips.
Note: blogazine tidak bisa dilakukan di blog wordpress.com karena user tidak memiliki kontrol penuh atas CSS. Bagaimana dengan blogspot? Wah, saya kurang handal mengenai blogspot. Ada yang tahu caranya?
Sekarang, mari kita buat ketiga langkah diatas menjadi lebih prosedural:
- Hack theme anda agar blogazine / custom post ready
- Buka photoshop atau graphic editing software anda – tulis dan desain post.
- Convert desain dan post anda menjadi xHtml dan CSS
- “install” css melalui custom field dan publikasikan post anda.
Blogazine di blogosphere lokal
Sejauh yang saya tahu (jika ada yang lebih tahu mari berbagi melalui kolom komentar) blogger lokal yang sudah mengadopsi gaya blogazine ini baru Yahya Junianto Aifit. Blogger dan Web designer asal Kota Cepu ini mengaplikasikan gaya blogazine kepada blognya cahcepu.com. Anda bisa lihat custom post yang dipublikasikan disana mulai post “Koin Keadilan Untuk Prita Mulyasari“. Post dan layout favorit saya adalah “Sejarah Wayang Kulit” yang konten dan layoutnya.. Oh my, anda harus menyebarkan halaman ini melalui semua jejaring sosial anda.
Omong-omong, saya sempat menanyakan beberapa hal kepada Yahya yang sering menggunakan nick name Om Ipit ini melalui pm facebook:
Fikri (F): Bagaimana proses (step by step) membuat artikel dengan gaya blogazine? Menggunakan software apa saja?
Yahya Junianto Aifit (Y): Pertama, Menentukan Layout
- Menyesuaikan tipe artikel dengan layout. Jika artikel itu panjang dan banyak kata – kata, maka layout saya buat layaknya magazine, seperti Sejarah Wayang Kulit . Jika tipe artikel itu list, maka layoutnya saya buat layaknya list seperti di artikel Inilah Kehebatan CSS3.
- Biasanya saya mencari inspirasi tentang desain layout ini di banyak situs showcase. Kalo sudah ketemu layout yang pas, mulailah saya membuat sketsa ngawurnya di atas kertas.
Kedua, Proses Coding.
- Saya punya versi offline CahCepu.com dengan mesin WordPress dan servernya menggunakan XAMPP. Dengan punya versi offline tsb, proses coding makin cepat dan mudah. Browser default yang saya gunakan adalah Firefox. Untuk editor
HTMLdanCSSterus terang saya menggunakan Notepad bawaan windows. - Selanjutnya menulis artikel tsb melalui text editor (memakai versi yang HTML) di dashboard wordpress. Setelah artikel di post semua baru saya menentukan letak alamat url kode css yang akan digunakan melalui Custom Field.
- Sebenarnya proses koding layout artikel ini sifatnya hanya me-replace file css master yang digunakan pada theme. Misalnya jika tag
<h2>di theme menggunakan huruf Arial. Maka di layout artikel, saya bisa ubah menggunakan huruf Georgia. Dan seterusnya. - Bisa juga membuat
classbaru untuk file css – nya artikel, asalclassitu tidak sama denganclassyang ada di file css master theme yg digunakan.
Ketiga, Proses Upload
- Setelah selesai coding pada versi offlinenya, maka saya tes tampilannya dengan berbagai browser. Browser yang saya gunakan untuk tes adalah Safari, Opera dan Chrome. Setelah tampilan oke jika di buka melalui browser2 tsb, barulah di upload.
- Pertama, upload dulu file css artikel di server, setelah itu baru menulis artikel di dashboard wordpress dan menentukan letak file css yg akan digunakan melalui Custom Field. (sama seperti pada versi offline diatas). Setelah selesai, baru di publish.
F: Apakah semua layout di kerjakan sendiri? Butuh waktu berapa lama untuk membuat satu post?
Y: Iya, saya kerjakan sendiri. Waktu pengerjaan tergantung kerumitan dan mood
. Kira – kira memakan waktu 2 – 3 minggu.
F: Inspirasi dalam membuat blogazine ini siapa saja?
Y: Dustin Curtis, Tren Walton, Gregory Wood, Jason Santa Maria. Note: URL nama-nama yang lain sudah tercantum diatas.
F: Dan yang terakhir adalah, membuat blogazine ini kan memakan waktu yang lama dan effort yang tidak sedikit. mengapa Om melakukannya? Apa harapan Om terhadap blogazine om? Apa yang om ingin katakan kepada pembaca2 blog Om?
Y: Saya melakukannya karna saya tahu manfaatnya banyak buat saya yang masih nubie. Saya bisa belajar hal – hal yang baru tentang desain website. Misalnya, belajar memilih warna yang cocok dan belajar bagaimana membuat sebuah tampilan yang disesuaikan dengan konten. Sehingga konten yang dulunya “membosankan” kini menjadi menarik jika diberi sedikit style.
Saya pernah membaca artikel dari Pak Romi SW, bahwa fungsi blog adalah untuk personal branding. Jadi dengan blogazine ini, saya bisa sedikit meningkatkan branding saya di dunia pendesainan web.
Yang ingin saya katakan adalah: We web designers don’t want to be regarded as lazy. Do we?
Apakah blogazine ini untuk anda?
Selain sebagai portfolio yang mantap, blogazine memberikan keleluasaan untuk berekspresi sepenuhnya atas post anda. Adalah sebuah kenikmatan tersendiri saat anda membuat sesuatu karya yang super keren seperti custom post yang blogazine-ish ini. Meskipun begitu, kenikmatan membuat blogazine ini terbatas hanya untuk mereka yang memiliki kemampuan desain dan CSS, serta anda yang bersedia untuk “menginvestasikan” waktu membuat custom layout untuk post anda.
No pain no gain, isn’t it? Membuat blogazine keren ini membutuhkan waktu dan effort yang luar biasa pula.
Sekarang, beritahu saya apa yang ada dipikiran anda mengenai blogazine. Mari berdiskusi!
Dapatkan update harian bloggingly GRATIS di RSS Reader anda! Subscribe sekarang RSS FEED BLOGGINGLY !
Apa itu RSS? Kenali RSS di halaman ini



Saiful bilang,
Mantap gan,
sayangnya kebanyakan dari kita, para blogger newbie, malas untuk berkreasi lebih banyak melalui layout.
Kebanyakan memilih berkreasi dengan kata-kata, dengan gambar, tapi tidak dengan layout yang masih jarang digunakan.
Padahal itu bisa jadi additional point buat advertiser
on 15 Mar 2010 / 05:41
Health Spot bilang,
wah baru tau ni mas
on 15 Mar 2010 / 09:48
fanari bilang,
Asli keren banget!
jadi pengen ngulik CSS lagi, terutama CSS3 yg belum banyak tersentuh hehe cuma investasi waktu saya yang mungkin “kurang” buat belajar bikin template blogazine ini 
Request tutorialnya dong fik
on 15 Mar 2010 / 10:23
Arham Blogpreneur bilang,
Wah menarik nih… dulu dah pernah dengar sih soal custome page per category. TApi blm ssampai sejauh ini.
ijin ngutip yah. kayaknya mau buat artikel berikutnya
on 15 Mar 2010 / 11:49
Om Ipit bilang,
Untuk Blogspot juga bisa dibuat layaknya blogazine. Saya nemu tutornya disini: http://pendek.in/012pl oleh Choen.
Betul sekali mas, waktu memang selalu menjadi masalah.
Trimakasih untuk mas Fikri dan sukses untuk Bloggingly.
on 15 Mar 2010 / 13:53
Hangga Nuarta bilang,
Wah… betapa mahalnya biaya yang dikeluarkan untuk custom desain kayak gini.. Hehehe…
Tapi gimanapun ini keren banget.
on 15 Mar 2010 / 15:13
kharis sulistiyono bilang,
itu kalau postingannya udah 100 an lebih classnya banyak donk? itu artinya butuh resource otak yang sangat tinggi
on 15 Mar 2010 / 20:29
Fikri bilang,
@Saipul
sebenarnya berkreasi dengan gambar dan kata2 juga sudah lebih dari cukup sih kalau hasil kreasinya maksimal.
Kalau berbicara advertising, saya sih malah condong ke blog yang layoutnya konsisten malah
@Health Spot
maka dari itu saya post disini
@Fanari
hihi, setelah sekian lama akhirnya bisa membuat artikel yang “menggugah” juga nih saya Fan :p
hihi, undah kepikiran untuk buat tutorialnya, tapi belum ketenagaan euy. sekarang mah bisa request ke Om Ipit dulu nih
@Arham
monggo dikutip, asal disertakan sumbernya saja
Wah, kalau di scene blogging luar sih sudah cukup lama trend ini
@Om Ipit
hihi, terima kasih juga Om Ipit untuk kesediannya menjawab pertanyaan2 saya
Wah, thanks untuk tutsnya
@Hangga
Yap. No pain no gain. hasil mah setimpal dengan usaha lah.
@Kharis Sulistiyono
Ya ngga juga sih. kan beda post beda file .CSS. class dan ID-nya mah bisa dipakai lagi dan lagi.
on 16 Mar 2010 / 19:39
hanif IM bilang,
begitu yah? kalau saya themes bisa minta jasa pelayanan luar negeri ataupun dalam negeri. tergantung seberasa besar budget yang dimiliki. Ini karena saya lumayan paham dengan design namun kurang paham dengan coding. hehe, mix match aja. itu juga sekedar sharing biasanya. kalau project, masih menunggu budget yang pas agar semua bisa berjalan lancar.
on 18 Mar 2010 / 22:32
cow bilang,
keren ya blogazine jadi pingin deh belajar
on 18 Mar 2010 / 23:46
ardianzzz bilang,
ane baru saja ngerombak blog ane (blogspot) menjadi blogazine gan. ane buktiin kalau gak cuma expression engine aja yang bisa dibuat blogazine :p
on 19 Mar 2010 / 11:47
nyul bilang,
sip euy… ulasan yg mendalam. Blogger2 saat ini juga banyak yg pindah ke magazine template. Semoga layout yg cantik tidak mengurangi kualitas ngeblog kita…
on 21 Mar 2010 / 22:26
Richard Fang @ Jurus Grafis bilang,
pengen banget bisa gitu hahaha
yang menjadi kendala memang saat pengerjaaan nya, 2-3 minggu? wow
itu artinya artikel yang di bahas juga harus ok, selain tampilan nya bagus..
kalau menurut gue gaya blogazine ini lebih cocok untuk personal branding (web designer / developer) karena waktu maintain nya yang lama dan paling maksimal publish 2-3 post sebulan. kcuali lagi sepi job ya hihihi
on 22 Mar 2010 / 15:00
AnggaRifandi bilang,
@ardianzzz
keren blognya, ternyata blogspot pun bisa dibikin blogazine, mantap
saya sih pengen banget bisa bikin blogazine, tapi kendala waktunya itu (2-3 minggu) untuk satu artikel rasanya terlalu lama. lah nulis satu artikel (teks aja) saya butuh waktu
on 23 Mar 2010 / 10:05
si Rusa bilang,
apakah hal itu gak bikin berat blognya???
on 24 Mar 2010 / 20:21
Fikri bilang,
@hanif IM
yap, memang yang paling enak itu kalau sudah ketemu partner yang pas.
@Ardianzzz
saya sudah lihat. keren banget!
@cow
belajar atuh. tunggu apa lagi?
@nyul
wah, sulit juga kalau mau menurunkan kualitas jika effortnya sudah sebesar ini
@Richard Fang
haha, iya tuh. sangat menggoda untuk dikesekusi tapi makan waktunya itu loh yang ngga nahan LOL
@AnggaRifandi
ahaha, masalah yang sama disini
@si Rusa
berat apanya? kalau load per halamannya jadi berat ya sudah pasti (tapi tergantung koneksi user juga sih)
on 25 Mar 2010 / 13:15
Ardhiansyam bilang,
Inilah desain ngawur saya, terinspirasi, maksudnya nyontek dari om ipit dan Bang Choen
on 06 Apr 2010 / 10:11
Fikri bilang,
wah, cukup keren tuh blogazinenya. tapi kontennya masih kosong. coba diisi dengan konten original anda, bisa jadi sangat keren th
on 06 Apr 2010 / 17:46
Om Kicau bilang,
1. Salut atas artikel ini.
2. Kalau kita upload tulisan baru per pekan sekali mungkin masih sempat untuk membuat tampilan yang berbeda untuk setiap artikel baru itu. Tetapi kalau upload artikel sehari sekali, maka jebol nih kepala kalau tiap artikel harus berbeda tampilan, hehehe.
3. Saya pribadi lelah berkali-kali hanya dipusingkan masalah “tampilan” karena harus mengalahkan “kualitas isi”. Akhirnya saya tidak lagi mau berkutat dengan masalah tampilan.
4. Sayangnya juga, saya harus lari dari self hosted karena awalnya dihajar pageview 8.000-an dan saya harus menggunakan VPS yang per bulan 550rb. Tetapi berkali-kali server jebol dengan pageview 12.000-an/hari. Karena saya tidak punya uang untuk bayar dedicated server 2,4 juta/bulan, dengan kepala tertunduk saya harus menggunakan wordpress.com sebagai hostingan saya… ihiik…. dan karenanya saya tidak lagi leluasa ketika kangen untuk bermain-main dengan “tampilan”.
5. Dengan keterbatasan pengubahan CSS dan larangan menggunakan javascript, maka saya harus puas hanya bermain-main di konten. Alhamdulillah, dengan konten yang konsisten mengupas masalah hobi saya (apa? ya lihat saja sendiri di web saya) maka dunia ini selalu ramai dan ceria. Apalagi, setelah saya bikin fanpage di FB, ada lebih dari 5.500 orang menjadi fan dari blog saya. Ini menjadikan saya lebih concern ke masalah konten.
6. Tetapi kangen juga sih utak-atik tampilan…
7. Penasaran juga mikir apa sih istilah yang pas untuk mengindonesiakan pen-styling-an, hehehe…
8. Salam kenal.
9. Terima kasih sudah diperbolehkan berkeluh kesah di sini….
on 13 Apr 2010 / 18:33
Fikri bilang,
1. Terima kasih Pak






2. Yap, memang memakan waktu membuat blogazine ini. tapi hasilnya juga tidak kalah ciamik loh
3. Intinya sih, tampilan yang baik akan membuat “isi yang berkualitas” lebih berkualitas lagi
4. Jujur pak, saya sangat terkejut melihat angka tersebut. Wow, saya harus ngobrol2 lagi dengan anda
5. wah, anda punya yang kebanyakan blogger lokal masih belum punya: basis pembaca yang besar!
6. Mulai dengan eksperimen di local server saja Pak
7. saya juga belum nemu :p
8. Salam kenal juga Pak
9. Tentu saja! mari berdiskusi lagi di post2 yang lain Pak
on 13 Apr 2010 / 20:42
Om Kicau bilang,
1…
2. Itulah masalahnya, ketika harus menghadapi banyak pertanyaan di blog maupun di FB, keinginan membuat tampilan yang bagus jadi kandas.
3. Betul
4. Pengin juga sih ngobrol sama Om Fikri. Saya penginnya cari hostingan yang murah, tetapi ternyata tidak ada. Begitu pageview riil mencapai 8.000-an, pihak hostingan sudah teriak2, apalagi yang share hosting. VPS saja jebol kok.
5. Banyak sih blog tentang burung tetapi rata2 tidak memberikan apa yang diinginkan pengunjung. Untungnya saya, saya lama berkecipung di media massa konvensional, jadi sedikit2 paham tentang apa yang orang perlukan berkaitan dengan hobi mereka.
6. Sudah saya lakukan dan saya sebenarnya juga masih jaga gawang untuk beberapa web seperti jogjanews[dot}com, banyumasnews[dot]com, trendjava[dot]com, gantolle[dot]com, kabarsoloraya[dot]com, ockaligis[dot] yg masih dalam persiapan redesign (semua memakai premium template), dan ada lagi batiknarenda[dot]com, sangkarburung[dot]com, lintangsongo[dot]com dan beberapa lainnya yang menggunakan free template.
Ketika “banyak coba2″ saya lakukan, maka mungkin karena basic saya adalah media massa yang menekankan konten, keinginan membuat tampilan yang bagus untuk blog/web “kalah” dengan ketidaksabaran saya untuk selalu memberikan isi yang baru untuk pengunjung blog.
7. – 8. – 9. -
Ok, senang bisa kenalan dengan anak2 muda yang penuh semangat seperti Anda. Mengingatkan masa-masa muda saya ketika membikin skripsi masih memakai copy paste via gunting dan lem, hehehe.
Salam…
on 13 Apr 2010 / 22:10
Fikri bilang,
wah, copy paste via gunting dan lem? waw, hardcore sekali Pak
hihi, terima kasih untuk masukannya Pak. Saya jadi sangat tertarik untuk bertemu Om Kicau untuk menimba ilmu mengenai media massa. Saya ini bisanya media online saja, dan saya melakukan apa yang saya bisa dulu
Ngomong2, Om domisilinya dimana? Saya di Bandung sih.
berbicara mengenai hosting yang sanggup mengelola traffic yang besar, mengapa tidak mencoba cloud hosting? saya pribadi belum mencobanya sih, tapi bisa coba tanya Pandu Truhandito teman saya yang sudah menggunakan layanan Amazon S3. Coba deh di Googling kata kunci “cloud hosting” dan “amazon S3″. Cloud hosting biasanya digunakan oleh situs dengan traffic kelas berat
on 17 Apr 2010 / 18:51
alya cyrli bilang,
akuu aja gatau caranya
on 15 Apr 2010 / 15:34
Askar Sabiq bilang,
alhamdulillah saya baru buat blogazine nih, link nya klik nama saya aja hehehe..
on 25 Apr 2010 / 19:35
Adhie - DesainQu bilang,
Mungkin di masa yang akan datang, bikin post di blog gak cuma edit html-nya tapi juga bisa edit CSS layoutnya per page hhihihi…
on 03 May 2010 / 15:51
Fikri bilang,
tidak perlu masa yang akan datang kok, sekarang juga sudah bisa
on 04 May 2010 / 05:26
kalengcreative bilang,
keren brow…. makasih banyak infoynya… sayangnya blog andelan gw masih offline… blm smpet buat upload…
on 02 Aug 2010 / 11:50
windy bilang,
di mesin blogspot kayaknya agak susah ya?
ini makanan para pro dan yang telaten nih
btw ada step by stepnya ga ya?
on 21 Aug 2010 / 02:10
Fikri bilang,
di blogspot juga ada yang bisa kok. Cuma saya kurang begitu faham kalau di blogspot sih
on 04 Sep 2010 / 18:18
ngoeg bilang,
wah, mantaf,taf,taf,taf…bos
sebenarnya saya pengen blogger indonesia semuanya bisa buat blogazine,
so indonesia bisa jadi negara pertama yang seluruh bloggernya pake blogazine,
kan canggih tuh
on 21 Aug 2010 / 16:51
Fikri bilang,
Sounds cool, tapi kemungkinan seperti itu sangat kecil sekali
Daripada memikirkan “format” blog, lebih baik post saja tulisan berkualitas anda sebanyak2nya
on 31 Aug 2010 / 05:05
MUXLIMO bilang,
Mantap nih.. saya barusan aja tau soal blogazine dari blog ini http://blogazine21.tk/beralihlah-ke-blogazine
bgitu googling, buka blog ini. Tertarik banget. Saya termasuk yang suka desain visual meski cuman liat doang, gada skillnya sih.. blogazine ini keren ya..tapi kayaknya sulit banget buat saya yang buta hack css apalagi photoshop.
So, punya link yang ngajarin step by stepnya yang simpel n mudah dimengerti awam kayak saya ini? thx, sebelumnya, Gan.
Oya, men-styling bahasa Indonesianya: “menggayakan” (gak lazim, tapi itulah bahasa Indonesianya, Bro)
on 13 Aug 2011 / 04:33
Adjie Purbojati bilang,
wow..
pengen belajar blogazine…
on 18 Aug 2011 / 16:26
Hello Blogazine-ist | Blogazinist bilang,
[...] diantara blogazine addict Indonesia. Buat yang belum tahu apa itu Blogazine silahkan bisa baca Menelaah Trend Blogazine yang di publish oleh [...]
on 19 Aug 2011 / 16:59
adetruna bilang,
Fikri, bandungnya dimana? Boleh sekali-kali saya merapat –yaaa kopdar gitu, mas
*Saya rmh di Soreang kerja di Kiaracondong, salam kenal
on 20 Aug 2011 / 05:26