Jan 25, 2010
Mendambakan Country Code Top Level Domain .id
oleh Fikri

Dalam memilih nama domain untuk blog, beberapa blogger memilih untuk tidak menggunakan Top Level Domain (TLD) .com dan lebih memilih menggunakan Country Code Top Level Domain (ccTLD). Let’s say Matt Mullenweg dengan http://ma.tt (.tt merupakan ccTLD Trinidad & Tobago), Mas Koen dengan http://kun.co.ro (.ro merupakan ccTLD Romania) dan Firman Firdaus dengan http://daus.trala.la (.la merupakan ccTLD Laos).
Setidaknya ada tiga alasan mengapa ccTLD menjadi lebih menarik untuk digunakan dibandingkan TLD .com sekalipun:
- Sulitnya menemukan nama domain .com yang baik karena kebanyakan domain name .com telah diparkirkan oleh para domain name speculator. Membeli nama domain dari para spekulator ini pun jauh lebih mahal daripada harga seharusnya.
- ccTLD yang tepat dapat memperpendek alamat domain karena ccTLD tersebut sama dengan dua huruf terakhir alamat blog
- Alamat blog bisa menjadi lebih menarik dengan penggunaan ccTLD
Country code Top Level Domain Indonesia
Seperti yang dijelaskan di Wikipedia, ccTLD Indonesia adalah .id. Namun entah karena kebijakan apa, PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia) mengeluarkan kebijakan yang menurut saya kurang menarik dalam penggunaan ccTLD ini. Tertulis di halaman ketentuan dan kebijakan PANDI:
Pendaftaran nama domain internet Indonesia dilakukan sesuai dengan peruntukannya, yaitu:
- .CO.ID komersial, badan usaha dan sejenisnya
- .NET.ID penyedia jasa telekomunikasi yang berlisensi
- .AC.ID akademik, universitas, perguruan tinggi dan sejenisnya
- .SCH.ID sekolah
- .GO.ID institusi pemerintah dan sejenisnya
- .MIL.ID instansi militer
- .OR.ID organisasi selain organisasi di atas
- .WEB.ID pribadi atau komunitas
Terlepas dari persyaratan dan biaya yang ‘agak berbeda’ dari persyaratan dan biaya TLD biasa (ada beberapa dokumen yang perlu anda berikan untuk register), saya merasa bahwa penggunaan ccTLD Indonesia untuk umum kurang menguntungkan. Alasannya:
- Untuk penggunaan umum (dalam hal ini blogger), ccTLD yang memungkinkan hanya .web.id. Oke, corporate blog seperti virtual dapat menggunakan .co.id.
- ccTLD tersebut, setidaknya bagi saya, kepanjangan dan ribet. Penggunaan dua dot (.) membuat alamat domain seperti berada di sub-domain saja. Kesannya kurang catchy.
- Saya teringat salah seorang teman saya yang tidak menyukai .co.id: ketika dibaca, .co.id terdengar seperti “koid” = “koit”. Anda tahu apa artinya kan?
Mengapa tidak merilis .id ?
Saya rasa akan sangat baik jika PANDI merilis penggunaan .id untuk digunakan oleh publik. Terlebih lagi, saya rasa akan lebih baik lagi jika ccTLD .id tidak dibatasi penggunaannya untuk badan usaha saja atau untuk pribadi saja. Berikut ini alasannya:
- .id pendek, singkat, dan catchy.
- .id bisa menjadi akronim untuk banyak hal.
- Simplicity yang terdapat pada .id ini akan memicu blogger / pemilik website yang brand-nya diakhiri dengan huruf “id” melirik pilihan menggunakan ccTLD .id.
Kabar baiknya
Beberapa hari yang lalu, saya mengirim email pada PANDI mengusulkan perilisan ccTLD .id. Kabar baiknya, respon dalam email balasan yang saya terima cukup menggembirakan:
…Pandi sangat sepakat dengan ide/usulan Sdr, dan beberapa waktu yang lalu, telah dilempar ke milis dot-id, di mana hampir 90% responder juga menginginkan hal yang sama, yaitu melepas TLD .id dengan berbagai reason/alasan. Untuk ini, masih diperlukan proses, pertimbangan bahkan persetujuan beberapa pihak terkait, sampai pada saatnya TLD .id dapat dilepas ke publik…
Quite nice, isn’t it? Meskipun beberapa skeptisme sempat muncul juga membaca “pertimbangan bahkan persetujuan beberapa pihak terkait” yang rasanya akan cukup memakan waktu. Well, semoga rantai birokrasi PANDI jauh lebih efisien daripada lembaga-lembaga lokal lainnya.
Pendapat anda?
Sekarang saatnya menyampaikan pendapat anda. Bagaimana pendapat anda akan ccTLD .id? Apakah anda berminat untuk menggunakan ccTLD .id? Apakah anda merasa kurang nyaman dengan ccTLD .co.id dan .web.id yang selama ini anda gunakan?
Mari sampaikan pendapat anda melalui kolom komentar!
Dapatkan update harian bloggingly GRATIS di RSS Reader anda! Subscribe sekarang RSS FEED BLOGGINGLY !
Apa itu RSS? Kenali RSS di halaman ini
Daus bilang,
Thanks for the mention
Sepakat! .id lebih dinamis dan praktis.
on 25 Jan 2010 / 18:07
zam.web.id bilang,
jadi merasa malu karena saya masih pakai *.web.id
on 26 Jan 2010 / 10:15
Pandu Truhandito bilang,
Kalau soal .id dan .xx.id saya tidak terlalu masalah. Tapi memang secara estetika .id terlihat jauh lebih baik
Dan saya sangat setuju akan susahnya mendapatkan akses ke .co.id. Masa harus menyertakan data-data segala :S Mungkin memang tujuannya untuk COmpany.
Kalau .id bisa diadakan dan dilepas untuk publik saya akan sangat senang sekali
on 26 Jan 2010 / 11:05
Fikri bilang,
@Daus
sama2
yap, lebih dinamis, praktis, dan menarik
@zam
hihi, ya ngga masalah juga sih Kang. CUma perasaan lebih panjang saja, banyak titiknya :p
@Pandu
mengurangi jumlah dotnya itu sih yang menjadi perhatiannya. kepanjangan
yap, .co.id memang untuk koorporasi
kalau .id dirilis, saya langsung pesan loh. sudah niat nih, hehe :p
on 28 Jan 2010 / 10:40
indr@ bilang,
mau banggets…
reg apa yah?? bunc.id hehe maksa..
on 30 Jan 2010 / 09:46
afwan auliyar bilang,
.id menandakan indonesia banget …
akan lebih menunjukkan eksistensi masy indonesia di dunia jika domain .id banyak bertebaran didunia …
on 03 Feb 2010 / 03:02
Pandu Truhandito bilang,
“kalau .id dirilis, saya langsung pesan loh. sudah niat nih, hehe :p”
Fik, gue udah ngetem buat pesen rasy.id nih ;p !!
on 03 Feb 2010 / 08:33
japestinho bilang,
@pandu
wah bakalan saingan tuh ama si fikri hihi..
saya juga sudah menyiapkan nih bakalan reserved .id
on 03 Feb 2010 / 12:21
Fikri Rasyid bilang,
@indra
haha, sak.id juga bisa LOL
@Pandu
wah, bagian gue dong ntu ndu. hehe, lu pandutruhandi.to aja, .to Tonga punya ccTLD tuh. hehe
@japestinho
haha, untuk photoblog itu brad? segera register lah. kasih tau gue kalo .id udah keluar ya *pasang antrian* :p
on 03 Feb 2010 / 20:10
Firman Firdaus bilang,
Sayang sekarang daus.trala.la sudah almarhum
on 18 Mar 2010 / 16:20
Fikri bilang,
oalah, udah migrasi sekarang toh? :O
on 25 Mar 2010 / 13:10
joko suwono bilang,
Kalo country domain .in gimana? saya sempat chatting sama klien dari UK, kalo domain efektif ya .com, kalo .in atau lainnya, bisa diduga spammer. .com juga efektif untuk SEO.
gmn nih??? padahal udah beli .in
on 31 Mar 2010 / 16:12
Fikri bilang,
@joko suwono
sejauh ini, sepengetahuan saya yang “paling aman” sih .com ya
on 03 Apr 2010 / 22:36
Joko Suwono bilang,
Baru tahu kalo .in itu punya India??lha kenapa orang Indonesia bisa bikin domain .in ya???
on 04 Apr 2010 / 08:53
kaka bilang,
maaf .. saya kurang setuju kalo *.id dilepas .. banyak sekali yang bakal ancur2an mulai dari ganti ini itu di situs hingga alamat email bahkan sekelas yahoo.co.id sekalipun .. termasuk saya ..
dan gmana juga nasib2 domain yang udah terlanjur seperti itu .. miris kan
format sekarang sebenarnya udah oke .. pelayanan jg udah lebih bagus walaupun sosialisasinya kurang ..
gk bisa bayangin kl *.id dilepas ..pasti ujung2nya tetep bandar besar ada main di sana
on 04 Sep 2010 / 08:47
Fikri bilang,
Lah, kenapa ancur2an? ya buat saja yang baru tanpa mematikan yang lama. Beres toh?
on 04 Sep 2010 / 18:12
Dikta bilang,
Iya…saya setuju sekali, moga-moga aja birokrasi-nya gak mbulet2… bakalan ada nama-nama website dengan ide2 yang di luar nalar…amin
on 21 Sep 2010 / 14:20
blogoholic.web.id bilang,
saya merasa puas memakai domain .web.id selain murah .web.id juga gak kalah saing dalam search engine, buktinya banyak domain .web.id yang menduduki kursi di atas .com dalam hasil search engine.. untuk domain .id saya sangat setuju kalau dilempar ke umum, ya mudah-mudahan keinginan tersebut dapat di accept biar gak kalah sama Amerika dengan domain .us nya.. .web.us atau .us?
on 21 Nov 2010 / 15:31
miaa bilang,
gajelas bet deh aurrrrrrrrrrrrrr
on 24 Jul 2011 / 19:22
taufik bilang,
ya,..aku setuju banget tuch,soalx teman2 ku banyak yg gunakan domain negara lain,masak orang indonesia pake’ domain negara lain?,…jika ada aku akan daftar http://www.taufik.id …keren bukan?
on 05 Jan 2011 / 15:42
Opisboi bilang,
Padahal sempat ada kuesioner dari Pandi apakah setuju akan adanya .ID .. kirain ditindak-lanjuti..
ternyata angin mamiri..
on 12 Jun 2011 / 06:20
anakgunung bilang,
mengapa buat .id prosedurnya bertele-tele?
menjawab Mas Joko Suwono, coba pilih:
1. Orang Indonesia emang lebih sakti.
2. Pengelola domain .in, .us, .cn lebih efisien, effektif, dan kreatif.
ccTLD itu juga punya fungsi memasarkan Potensi Wisata dan Bisnis Negara loh sekaligus mendatangkan devisa.
.cn milik China, awalnya diobral dengan harga cuma 1800 rupiah. Tahun berikutnya saat pengguna akan memperpanjang, biayanya bisa capat diatas 200 ribu rupiah. Strategi cerdik.
Pendapat Mas Fikri?
on 12 Jun 2011 / 06:32