Feb 26, 2009
Jika Anda Mendapatkan Komentar Yang Menyebalkan
oleh Fikri
Pernahkah anda menuliskan pendapat atau apa yang anda ketahui di blog anda dengan baik-baik, namun selang beberapa saat setelah tulisan tersebut di publikasikan, ada satu komentar yang nyolot masuk ke dalam kolom moderasi anda? Bunyinya mungkin seperti ngajak berantem anda, atau meragukan dan meremehkan pendapat anda, atau berkata dengan kasar di kolom komentar anda.
Pertanyaannya sekarang adalah, apa yang anda lakukan jika mendapatkan komentar yang ngajak berantem seperti itu?
Pilihan pertama yang paling mudah adalah langsung menekan link delete comment di panel moderasi anda. Atau lebih parahnya, menekan link spam agar dia yang berkomentar tidak bermutu tersebut akan langsung dihajar mbah Akismet saat kembali berulah dengan komentar ngasalnya. Atau mungkin, anda juga dapat meng-approve komentar tersebut dan lalu membalasnya dengan penuh sarkasme. Atau meng-approve-nya dan membiarkannya berlalu.
Pilihan mana yang anda lakukan?
Beberapa kali saya mendapati saya dan blog yang saya kelola berada di dalam kondisi seperti itu. Dan yang saya lakukan sederhana saja:
Approve komentar ngasal tersebut, lakukan sedikit editing jika pada komentar tersebut ada kata-kata tanpa arti (seperti umpatan dan you-know-lah) yang tidak cocok dengan kesantunan yang saya coba ciptakan di kolom komentar tanpa merubah konteksnya. Setelah itu, jawab dengan baik-baik dengan penuh kesantunan.
*Loh?
Ya, meskipun seseorang berkomentar dengan kasar di kolom komentar anda, tetap jawab dan sikapi dengan santun. Tidak dengan balik mengkasari komentator tersebut.
Here’s the why:
- Sudah kodratnya ada orang yang tidak setuju dengan pendapat anda. Dimana ada pendapat, disitu pasti ada pertentangan. Tidak mungkin semua orang setuju dengan anda, Note that.
- Kalau anda memusingkan diri anda dengan mengkasari balik komentar yang tidak baik tersebut, anda merusak citra diri anda. Orang dinilai dari caranya menanggapi sesuatu.
- Setiap orang selalu memiliki kemungkinan untuk berubah menjadi orang yang lebih baik. Masalahnya, tidak ada orang yang menjadi baik dengan dikasari balik. Posisikan saja diri anda dalam posisi mereka.
- Kasar + Kasar = Makin kasar. Mengapa tidak merespon kekasaran dengan kesantunan agar pemberi komentar tersebut menjaid segan dengan sendirinya?
Well, itu pendapat berdasarkan apa yang saya lakukan dalam menghadapi kondisi seperti itu.
Jika anda dalam posisi serupa, apa yang anda lakukan?
Enjoy!
P.S.
Sepertinya hal ini berlaku juga ketika anda mendapati tulisan anda di copy paste tanpa izin dan linkback y? Haha
Dapatkan update harian bloggingly GRATIS di RSS Reader anda! Subscribe sekarang RSS FEED BLOGGINGLY !
Apa itu RSS? Kenali RSS di halaman ini

BLogicThibk [dot] com bilang,
Kalo saya nulis posting marah2 dan berhenti menulis. Hehe…(gak bijak banget ya Fik?)
kapok. Kesel oge euy fik, asa nulis baik2 teh teu pernah aya nu mere duit (tapi nya bae lah ikhlas). teu dibayar teu nanaon, asli bagi2.. pengalaman, walaupun masih diajar oge sih.. tapi nya teu salah pan bagi2 pengalaman.
Kesanna kumahaaaa….
tapi bae lah, saya jg nyesel nulis tulisan lagi emosi kayak gitu. mungkin nanti diapus. hehe…
jujur na mah, rada kapok sih nulis deui
ya, tapi liat2 dulu aja deh…
*hehe.. parah uy tah jelma, mun offline ditalapung langsung*
on 26 Feb 2009 / 12:47
F bilang,
Haha, yang waktu itu posting marah2 itu y?
Well, yang seperti itu mah selalu ada sih. Bijak2nya kita aja. Justru disitu kan kita diuji
Iya Kang, kena moderasi. Tapi sudah saya approve kan?
on 27 Feb 2009 / 03:22
Uchan bilang,
Kalau saya sih, mumpung ini rumah kita, hapus aja yang kontra gak jelas (dalam artian bener2 gak membangun sama sekali). Gak ada yg bener2 objektif kok dan sah2 saja (apalagi blog yg emang stylenya personal)
pendapat saya aja sih mas
on 26 Feb 2009 / 16:26
F bilang,
Kalau yang sangat – sangat tidak nyambung dan merusak sih memang sekalian saja dihapus y?
Anyway. kalau komentar terima kasih yang sangat pendek sekali tanpa respon apa – apa gimana tuh? kan ada komentar yang pendeek, sekali. Bunyinya hanya
“thnx. nice info”
doang
on 27 Feb 2009 / 03:24
Uchan bilang,
Hapus link ke blog/situs dia
hakim berkuasa
on 27 Feb 2009 / 20:16
F bilang,
Haha, judulnya jadi “kejamnya blogger” deh
on 28 Feb 2009 / 09:53
ardi bilang,
harus sabar yaa… tapi jengkel juga sie
on 28 Feb 2009 / 20:56
F bilang,
Hihi, orang sabar disayang Tuhan loh
on 03 Mar 2009 / 03:42
dani bilang,
br mo buat posting ttg komentar blog, trus baca di sini..ya udah lah..komen2 di sini aja dl
kl berani ngasi mail asli dan URL asli sih gak pa pa..kl konstruktif, bs lah dipake
tp kl cacian ke saya atau org lain, mungkin perlu dihalusin dikit kata-2 kasarnya..blm pernah nerima yg aneh-2 sih kayaknya
on 01 Mar 2009 / 16:45
F bilang,
Ya, kalau berani ngasih URL sih di display saja, namun setelah “perapihan” kata kali y.
Sayangnya, jarang sekali orang yang bersumpah serapah berani memberikan URL. Sudah tidak memberikan URL, tidak ada gravatar nya lagi. Hahahaha
Belum pernah dapat yang seperti itu Kang? Wow. :0
on 03 Mar 2009 / 03:45