Oct 7, 2009
7 Tips Blogging Vitaly Friedman
oleh fanari
Vitaly Friedman of Smashing Magazine
Postingan debut saya sebagai anak baru Bloggingly
mengenai nasihat dan tips blogging dari Vitaly Friedman—blogger, freelancer web-developer, dan penulis buku tentang Web 2.0 serta web developer’s handbook. Vitaly bersama rekannya Sven Lennartz dikenal sebagai founder Smashing Magazine—sebuah majalah tentang design dan web-developing yang super populer (dan mungkin termasuk salah satu blog yang paling banyak di-bookmark).
Vitaly telah beberapa kali di-interview oleh blogger terkenal lain seperti Chris Coyier (CSS-Tricks) dan Darren Rowse (ProBlogger). Dari beberapa artikel wawancaranya, saya mengutip beberapa pernyataan yang bisa kita jadikan “nasihat” buat diri kita sendiri sebagai seorang blogger.
1. Jangan posting terlalu sering
Another reason for our popularity in social media is the simple fact that we don’t post too often – at most 2 articles per day appear on Smashing Magazine.
Kedengaran aneh memang, tapi masuk akal juga. Pendapat saya, dengan tidak terlalu sering mempublikasikan artikel (kira-kira cukup 2 per hari seperti SM), pembaca akan lebih mudah menelusuri semua artikel terbaru—dibandingkan dengan, misalnya 7 post sehari, mungkin saja banyak orang yang melewatkan banyak artikel begitu saja.
2. Kombinasikan list article dengan konten unik lainnya
Lists still work and if you have some treasures that you are willing to share with your readers, it’s only right to do so, but you always need to strive for unique content, not just produce compilations for the sake of it.
List article merupakan jenis artikel yang dapat memancing link back serta traffic yang tinggi (baca List Article / List Post: Apa, Mengapa & Bagaimana Cara Membuatnya yang ditulis oleh Fikri). Seperti yang kita lihat di Smashing Magazine, sebagian besar artikel yang dipublikasikan merupakan list article. Tapi penting untuk diperhatikan, Vitaly menyarankan untuk mengimbanginya dengan tulisan-tulisan untik sebagai pelengkap. Pendapat saya, saya setuju dengan Vitaly karena sebuah blog yang hanya berisi list article malah akan kelihatan seperti directory
3. Tidak perlu terlalu banyak “bermain” dengan media sosial
However, we do not face the problem with social media. From the very beginning we’ve tried to do our best to provide users with useful high-quality content and it seems that our users respect that and forward links to our articles via social media.
Social media memang menjadi salah satu alat ampuh untuk berpromosi. Tetapi akan jadi sia-sia tanpa artikel yang berkualitas. Cukup dengan menulis artikel sebaik mungkin, high-quality, maka kemungkinan besar pembaca akan menyebarkannya sendiri melalui social media secara viral.
4. Selalu gunakan blog sendiri sebagai rujukan terlebih dahulu
When updating the site or discussing some front-end / back-end issues with my colleagues or friends, I always refer to Smashing Magazine as my first source.
Sebagai blogger kita bisa saja menulis artikel apapun yang dia mau. Tetapi kita juga perlu memperhatikan apakah apa yang kita tulis sudah tercermin di blog kita sendiri. Misal kita menulis tentang tips, trik, dan tutorial AJAX—sangat lucu apabila blog kita sendiri tidak menerapkan teknologi AJAX sama sekali. Atau artikel tentang “cara memperkuat keamanan website”, dan “cara mempercepat akses website”—alangkah baiknya kita menjadikan blog sendiri dulu sebagai rujukan buat pembaca.
We also learn from our articles and the articles in the Web design community every single day and if we find problems with our own site, we try to solve them in order to improve overall usability and user experience of the site.
5. Hindari menulis artikel dengan tujuan mengundang traffic
We would never write “paid” articles and we would never try to publish some articles just to get on the front page of popular social networks.
Tidak bisa dipungkiri bahwa traffic merupakan salah satu tolok ukur popularitas suatu blog. Dalam banyak keadaan, popularitas selalu berbanding lurus dengan jumlah pengunjung dan pageviews. Kenyataannya, traffic yang tinggi kadang-kadang disertai bounce rate yang tinggi pula. Biasanya hal ini karena artikel yang ditulis tidak lebih dari keyword tagging/stuffing (“menembak keyword” istilahnya). Atau blog yang sebagian besar berisi artikel ulasan komersial yang tentu saja tidak akan banyak dibaca.
Yang pasti, artikel yang baik tidak hanya ditujukan untuk halaman pertama mesin pencari atau situs social bookmarking. Dari kutipan di atas, bisa kita simpulkan: tulislah artikel yang tidak hanya dicari orang (dalam hal ini keywordnya) tetapi juga benar-benar dibutuhkan orang
6. Segera perbaiki kesalahan sendiri
…in our article about Google Pagerank some users pointed us to some mistakes we’ve made. We’ve immediately admitted the mistakes, corrected the article and thanked to these people in public.
Sebagai manusia wajar kalau melakukan kesalahan, termasuk dalam artikel kita. Bahkan blog populer Smashing Magazine pun pernah melakukannya. Tetapi, kesalahan-kesalahan tersebut sebaiknya segera diralat dan sampaikan ucapan terima kasih kepada publik untuk orang yang mengoreksi sebagai tanda penghargaan.
7. Konsisten dengan tagline yang dipakai
With every post we publish we try to smash our readers with the information that will make their life easier. This is our tagline, our basic aim and this is what we’ve been doing over the last 12 months.
Bisa dibilang, tagline merupakan tujuan blog itu sendiri berdiri. Kita perhatikan Smashing Magazine: we try to smash our readers with the information that will make their life easier—semua artikel yang dipublikasikan di sana memang benar-benar untuk membantu hidup pembaca menjadi lebih mudah (dalam dunia design tentunya). Kesalahan banyak blogger adalah kekurangkonsisten mereka dengan tagline yang diusung, yang berakibat postingan demi postingan seolah tidak memiliki arah tujuan. Memang tidak mudah memilih satu tagline dan terus konsisten dengannya—tetapi, perlu kita ketahui kalau hal itu akan berdampak positif untuk kesuksesan blog kita dalam jangka panjang.
Dapatkan update harian bloggingly GRATIS di RSS Reader anda! Subscribe sekarang RSS FEED BLOGGINGLY !
Apa itu RSS? Kenali RSS di halaman ini
si Rusa Bawean bilang,
sep banget
tengkyu ya dah sharing
on 07 Oct 2009 / 07:32
Blogodolar bilang,
Untuk poin 1, sepertinya tidak tepat. Lifehacker dan TechCrunch mengupdate postingannya lebih dari 2 kali per harinya sehingga traficnya pun banyak sekali
on 08 Oct 2009 / 01:49
pradhika bilang,
keren tipsnya!
terus berbagi ilmu yah!
on 08 Oct 2009 / 05:49
Richard Fang bilang,
nice tips! bisa di pake nih hehehe
@ Blogodolar _ untuk blog seperti techcrunch dll itu memang bersifat news, jadi siapa cepat mempublish dialah yang paling besar authority nya..
sementara blog seperti smashing yang konten nya timeless memang harus jangan terlalu sering mempublish artikel ( 2 aja kadang ga baca reader 2 hari itu berarti ada 4 yg harus kita kejar hehehe
on 12 Oct 2009 / 01:21
Fikri Rasyid bilang,
Setuju dengan Fang, kalau yang sifatnya news ya memang “siapa cepat dia dapat”.
KIta juga mengalami sendiri ya. Ketika update harian kita stop dan diubah polanya menjadi dua hari sekali, subscribernya langsung naik
on 12 Oct 2009 / 04:50
Bahagia Arbi bilang,
Luar biasa! Ini membantu saya untuk mengembangkan situs pribadi…..makasih byk utk owner artikel ini.
REgard from ACEH,
Arbi
on 16 Oct 2009 / 19:02
alfredo bilang,
tips yang bagus,mantap………..sukses selalu
on 27 Jan 2010 / 09:50