proses

Menulis konten blog bisa dibilang susah-susah gampang. Semuanya harus dimulai dengan kemauan dan semangat yang kuat. Jika sudah bagi anda yang sudah terbiasa menulis tentu sudah tak menjadi masalah lagi ketika ingin menulis konten blog anda. Tetapi bagi yang nubie atau yang baru-baru mulai ingin menulis konten blog dan masih sedikit canggung untuk memulainya, simak beberapa proses menulis konten blog untuk memudahkan anda menulis dengan mudah.

Sebelumnya anda juga bisa membuka kembali laman tulisan Bloggingly tentang 18 Referensi & Resource “Tips Cara Menulis Blog” dari Sentaero Blogosphere untuk memperkaya trik-trik menulis konten blog anda.

1. Persiapan

Biasanya tahap inilah yang paling vital dan menjadi masalah beberapa orang yang baru ingin memulai membuat tulisan blognya. Hmm.. mau nulis apa ya? Walau sekalipun blog anda sudah mempunyai niche yang unik http://bloggingly.com/5-keuntungan-membangun-niche-blog/ tetapi kadang-kadang tanpa persiapan yang matang pastilah kesulitan memulai menulis pun akan terjadi.

Kumpulkan ide dan inspirasi

Jika anda sudah memeiliki jenis niche blog tentu akan sedikit terbantu untuk mencari ide dan inspirasi konten yang akan anda buat. Tapi jika belum, maka gunakanlah kreatifitas otak anda untuk mencari ide dan inspirasi menulis konten anda. Tidak perlu bingung memilih ide apa karena sebenarnya ide itu tersebar dimana-mana. Tinggal anda yang harus cerdas memilihnya menjadi sumber inspirasi konten anda.

Brainstorming

Menurut saya ini akan sangat membantu anda mengembangkan ide tulisan konten blog anda. Meskipun terkesan berlebihan dan terlalu ribet, tetapi setidaknya bisa anda kembangkan poin-poin ide anda menjadi pembangun kerangka tulisannya.

brainstorming

Kerangka

Masih ingat pelajaran menulis karangan di masa sekolah, kalau saya tidak salah biasanya yang duluan diperintahkan oleh guru bahasa Indonesia adalah membuat kerangka karangannya dahulu sebelum memulai tulisan (walaupun jarang saya lakukan dulu :D ). Nah dari ide-ide yang terjabarkan menjadi poin-poin yang cukup melalui brainstorming itu anda bisa menciptakan kerangkan tulisan konten blog anda. Saya yakin pasti akan memudahkan anda menulis nantinya.

2. Menulis

Untuk menulis saran saya biasakan memulai draftnya 1-2 hari sebelum jadwal anda akan mempublish tulisannya. Kenapa? Supaya anda bisa lebih memiliki waktu untuk memperkaya isi konten tulisan nantinya. Untuk proses menulisnya gunakan kerangka yang sudah anda siapkan tadi. Mulailah menulis bebas sesuai kerangkanya dan tidak perlu memikirkan pilihan kata-kata yang bagus dahulu. Tulis saja apa yang ada di dalam pikiran anda agar tulisan anda mengalir dengan natural.

Untuk perlatannya anda bisa menggunakan aplikasi pengolah kata apa saja yang biasa anda gunakan. Kalau saya lebih senang menggunakan notepad saja kemudian baru di copy paste seltelah tulisan jadi. Alasannya karena notepad sangat simpel untuk mengetik text tulisan saja. Namun tak ada masalah juga langsung menulis di editor blog anda. Tapi saya sangat tidak menyarankannya karena jika terjadi sesuatu yang vital seperti jendela tabnya tertutup atau apapun musibah yang terjadi sebelum anda sempat menyelamatkannya, wah alamat anda akan merasakan kekesalan yang mendalam :D

3. Revisi

Setelah tulisan anda jadi (saya masih menyebutnya draft), selanjutnya anda perlu merevisi tulisan tersebut. Bukan berarti melakukan perubahan yang banyak, tetapi anda bisa mengecek tulisan anda sudah benar atau tidak. Perhatikan penggunaan tanda baca, grammar, dan pengetikan tulisan anda jangan sampai salah agar bisa menciptakan image bahwa anda adalah orang yang teliti.

Jika dirasa ada yang perlu ditambah maka tambahlah isi kontennya. Jika dirasa ada yang perlu dikurangi maka kurangilah isi tulisan seperlunya. Begitu juga dengan menyusun ulang, atau menukar susunan tulisan konten anda.

proses1

4. Mengedit

Setelah revisi tulisan, saya rasa mengeditnya kembali juga dibutuhkan agar memastikan kembali tidak ada yang salah. Bedanya dalam tahap mengedit ini anda mungkin perlu melibatkan sudut pandang yang berbeda. Anggap anda telah membacanya sebagai pembaca bukan diri anda sendiri. Kira-kira bagaimana dilihat dari sudut pandang orang lain tentang tulisan yang telah anda buat tersebut.

Kemudian jika ingin menambahkan beberapa konten multimedia seperti gambar atau video yang akan memperkuat visual dari isi konten anda, pada tahap mengedit inilah sebaiknya anda masukkan konten multimedia tersebut. Anda bisa mencari gambar atau foto yang cocok untuk mengilustrasikan tulisan anda di situs online photo sharing seperti Flickr. Atau jika anda memiliki kemampuan di bidang desain anda bisa saja mengiustrasikan konten anda melalui coretan gambar buatan anda sendiri atau memotret foto langsung jika diperlukan.

5. Publish

Terakhir jika 4 tahap sebelumnya sudah terlewati dan sudah diperiksa minimal 3 kali baca ulang untuk memastikan tak ada yang salah dan janggal maka anda sudah bisa mempublish tulisan ke blog anda. Test terakir kalinya melalui browser anda dengan mengakses langsung posting anda tersebut dan lihat tampilan dan komposisi tulisannya sudah baik atau belum. Kalau anda sudah merasa tulisan anda pas, maka selanjutnya tinggal menunggu hasil komentar dari para pembaca anda.

Jadi 5 proses ini yang sebenarnya bisa dibilang sebagai proses menulis umum bisa anda gunakan ketika anda ingin menulis konten blog anda. Tidak mutlak harus seperti proses yang saya sebutkan karena pastilah setiap orang memiliki cara dan kebiasaan menulis masing-masing. Namun dengan tahap proses seperti ini saya rasa anda pasti akan terbantu dan bisa menghasilkan tulisan konten yang bagus :D

Enjoy! :D

Jika ada yang terlewat mohon segera ditambah melalui kolom komentar kami.

P.S.
Berhubung besok Sabtu 24 Oktober 2009 akan digelar pestanya para blogger Pesta Blogger 2009 maka kami Bloggingly kembali mengingatkan anda untuk mempersiapkan segalanya dengan baik :D
Bloggingly goes to PB2009.

Dapatkan update harian bloggingly GRATIS di RSS Reader anda! Subscribe sekarang RSS FEED BLOGGINGLY !

Apa itu RSS? Kenali RSS di halaman ini